Minggu, November 1, 2026
Beranda PERISTIWA

PERISTIWA

Kebakaran hebat melanda Pasar Andir, Bayongbong, Garut, Rabu malam. Sedikitnya 26 kios pedagang terdampak, sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan masih dalam penyelidikan.
“Kami berharap proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”
“Kalau urusan latar belakang tentu ada latar belakangnya. Ya mungkin Sekdes juga mengakui berbagai kesalahan. Itu kan menjadi latar belakang, sehingga pada akhirnya dia mengundurkan diri. Cuma untuk detail persoalan, saya tidak berani mengungkap kan,” katanya.
“Kami mengimbau kepada para wisatawan agar tidak berenang di area yang memiliki arus kuat. Selalu perhatikan keselamatan dan ikuti arahan petugas di lokasi wisata.”
“Kita ingin memastikan bahwa pada saat jam kerja, setiap ASN itu berada di kantor untuk melaksanakan tugas pekerjaannya.”
"Kuota BBM subsidi harus dinikmati masyarakat yang berhak, bukan disalahgunakan untuk meraup keuntungan pribadi. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan seperti ini." ujar AKP Herman Saputra, Kasat Reskrim Polres Garut
"Pembakaran terbuka saat cuaca kering dan angin kencang berisiko memicu kebakaran yang cepat meluas serta membahayakan masyarakat dan lingkungan." — ujar Iptu Aktas Komalsyah Siregar
"Masyarakat dan petugas diharapkan bisa solid dan Kompak menjaga Kamtibmas di wilayah Garut Selatan, Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, selalu mengunci kendaraan dengan baik, dan tidak meninggalkan kunci yang masih menempel pada sepeda motor. Langkah sederhana tersebut dapat mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor," ujar IPTU Irwandani
"Kami masih melakukan proses identifikasi terhadap korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan identitas serta penyebab pasti kejadian ini." Ujar Kompol Alit Kadarusman, Kapolsek Kadungora.
"Korban tidak menaruh curiga. Saat kedepan ruko, pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam," ujar Angga saat ditemui di halaman RSUD dr. Slamet Garut, Senin malam.