Lebih dari dua pekan setelah longsor menimbun puluhan makam di Dayeuhhandap, penanganan resmi tak kunjung terlihat signifikan. Warga pun memilih bergerak bersama Santri.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Perumda Tirta Intan Garut dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.” ujar H. Dadan Hidayatulloh