Sabtu, Juni 6, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Eco Edu Camp 2026 Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Budaya Sunda pada Generasi...

Eco Edu Camp 2026 Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Budaya Sunda pada Generasi Muda

Faktagarut.id | GARUT – Semangat mencintai lingkungan hidup dan melestarikan budaya lokal ditanamkan sejak dini kepada generasi muda melalui kegiatan Eco Edu Camp 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Ruang Terbuka Talangseng, Kabupaten Garut, pada 5–6 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 70 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Kecamatan Cibatu, Samarang, Cikajang, Garut Kota, dan Cilawu tersebut menjadi wadah pembelajaran yang memadukan pendidikan lingkungan, pelestarian budaya, penguatan karakter, serta kebersamaan dalam suasana alam terbuka.

Sejak sore hingga malam hari, para peserta mengikuti berbagai permainan edukatif (fun games) yang dirancang untuk melatih konsentrasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi.

Beragam aktivitas tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antarpeserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut.

Selain mengikuti permainan edukatif, para peserta juga mendapatkan materi dan wawasan dari sejumlah narasumber yang berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut mengajak peserta untuk mengenal kembali warisan budaya Sunda melalui lagu-lagu kaulinan barudak yang kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

Lagu-lagu seperti Tokecang, Oray-Orayan, Ucang-Ucang Angge, dan Cing Cangkeling dinyanyikan bersama sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, perwakilan Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut memberikan pemahaman mengenai pentingnya infrastruktur dalam mendukung kehidupan masyarakat. Peserta diajak memahami keterkaitan antara pembangunan infrastruktur dengan kondisi lingkungan yang sehat dan terjaga.

Dalam sesi tersebut, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya penghijauan serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai yang dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan.

Ditempat yang sama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Edi Guntoro, mengajak seluruh peserta untuk menjadi “Ksatria Bumi” sesuai dengan semangat yang diusung dalam Eco Edu Camp 2026 melalui slogan “Aku Cinta Bumi, Aku Penjaganya.” Menurut Edi, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya. Sabtu (06 Juni 2026) Malam

Ia berharap seluruh pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Meski kegiatan berlangsung hingga malam hari, semangat peserta tidak surut. Suasana semakin semarak dengan penampilan pencak silat yang mengajarkan nilai-nilai disiplin, keberanian, ketangguhan, serta penghormatan terhadap budaya bangsa.

Kegiatan malam kebersamaan juga diisi dengan pembacaan puisi, permainan interaktif, dan api unggun yang menjadi simbol semangat persatuan serta kepedulian terhadap lingkungan. Di tengah suasana sejuk Talangseng, para peserta bernyanyi bersama, berbagi pengalaman, dan membangun keakraban tanpa sekat.

Eco Edu Camp 2026 tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pendidikan lingkungan, budaya, infrastruktur, dan pembentukan karakter dalam satu pengalaman yang bermakna.

Dari Talangseng, harapan disemai untuk melahirkan generasi muda yang mencintai alam, menghargai budaya, mampu berkolaborasi, serta siap menjadi Ksatria Bumi yang menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan. (Tim) 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read