Faktagarut.id | GARUT – Perjuangan Adi Rahmat, warga Kampung Pinggirjati, Kelurahan Karangmulya, Kabupaten Garut, dalam menghadapi penyakit stroke selama sekitar satu tahun mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan.
Yudha Puja Turnawan menyempatkan diri mengunjungi kediaman Adi Rahmat pada Minggu, 13 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut atas kondisi Adi yang sebelumnya diberitakan tengah berjuang menghadapi keterbatasan akibat stroke.
Dalam kunjungan tersebut, Yudha melihat langsung kondisi Adi sekaligus mendengarkan kebutuhan yang dihadapi keluarga, terutama terkait pengobatan dan alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Yudha menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya mengoordinasikan kebutuhan pengobatan Adi melalui dinas terkait. Ia juga berharap pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dapat ikut melakukan pendampingan agar Adi memperoleh akses terhadap program bantuan yang sesuai dengan kondisinya.
Selain persoalan pengobatan, Yudha juga berkomitmen mengupayakan bantuan kursi roda bagi Adi Rahmat. Alat bantu tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Adi untuk bergerak dan menjalankan aktivitas di tengah keterbatasan yang dialaminya.
“Insyaallah, kita akan berupaya membantu terkait pengobatannya melalui dinas terkait dan pendamping PKH. Kita juga akan mengupayakan bantuan kursi roda untuk Adi. Mudah-mudahan ada jalan dan bantuan ini bisa meringankan beban Adi dan keluarganya,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, persoalan yang dihadapi warga seperti Adi Rahmat membutuhkan perhatian dan sinergi berbagai pihak. Tidak hanya bantuan secara langsung, tetapi juga pendampingan agar masyarakat yang mengalami keterbatasan dapat memperoleh akses terhadap layanan dan program pemerintah.
Bagi keluarga Adi, perhatian tersebut menjadi dorongan tersendiri di tengah perjuangan yang telah berlangsung selama setahun. Harapan mereka kini tidak hanya tertuju pada kesembuhan, tetapi juga adanya akses pengobatan dan alat bantu yang dapat membuat Adi menjalani aktivitas dengan lebih baik.
Kunjungan Yudha menjadi langkah awal untuk mendorong tindak lanjut melalui instansi terkait. Selanjutnya, kebutuhan Adi Rahmat diharapkan dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam memberikan bantuan.
Perjuangan Adi melawan stroke masih panjang. Namun, kepedulian yang hadir dari berbagai pihak menjadi harapan agar Adi dan keluarganya tidak merasa berjalan sendirian menghadapi kondisi tersebut. (Undang)
Editor : Indra R|Fakta















































