Rabu, September 9, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Sekmat Tarogong Kidul Dorong Aparatur Bersih Narkoba, 15 Pegawai Ikuti Deteksi Dini

Sekmat Tarogong Kidul Dorong Aparatur Bersih Narkoba, 15 Pegawai Ikuti Deteksi Dini

Faktagarut.id | GARUT — Upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika terus dilakukan di lingkungan pemerintahan. Sebanyak 15 pegawai dari lingkungan Kecamatan dan Kelurahan Tarogong Kidul mengikuti kegiatan Deteksi Dini Melalui Tes Urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan lingkungan kerja pemerintahan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur terhadap bahaya narkoba.

Keterangan Foto:
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Tarogong Kidul, Eris, bersama jajaran dan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) usai pelaksanaan kegiatan deteksi dini melalui tes urine bagi pegawai di lingkungan Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (9/9/2026).

Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Tarogong Kidul, Ibu Eris Rospitaningsih,SE, mengatakan tes urine diikuti oleh pegawai struktural di lingkungan Kantor Kecamatan Tarogong Kidul.

“Alhamdulillah, sebanyak 15 pegawai dari kecamatan dan kelurahan mengikuti tes urine. Hasil pemeriksaan sementara, semuanya dinyatakan negatif,” ujar Eris.

Menurutnya, kegiatan deteksi dini tersebut penting dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Selain sebagai upaya deteksi dini, pemeriksaan urine juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi para pegawai agar semakin memahami pentingnya menjauhi narkotika dan ikut berperan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

Eris menambahkan, hasil resmi pemeriksaan nantinya akan disampaikan setelah proses administrasi dan pelaporan dari pihak yang berwenang selesai dilakukan.

“Untuk hasil resminya akan dimuat atau disampaikan menyusul,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah kewilayahan dan BNN dalam membangun kesadaran bersama mengenai bahaya narkotika.

Dengan adanya deteksi dini secara berkala, diharapkan tercipta aparatur pemerintahan yang profesional serta lingkungan kerja yang semakin kondusif dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. (Indra R|Fakta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read