Jumat, September 18, 2026
Beranda DAERAH BARA BSP Temui Bupati Garut, Pertanyakan Realisasi Anggaran Rp2,5 Miliar

BARA BSP Temui Bupati Garut, Pertanyakan Realisasi Anggaran Rp2,5 Miliar

Faktagarut.id | GARUT – Barisan Masyarakat Banjarwangi Singajaya Pendeuy (BARA BSP) melakukan silaturahmi dengan Bupati Garut pada Jumat (18/9/2026). Pertemuan tersebut salah satunya membahas tindak lanjut aspirasi yang sebelumnya disampaikan BARA BSP melalui aksi pada Agustus 2026 lalu.

Ketua Umum BARA BSP, Ali Rasmian, mengatakan, silaturahmi tersebut memiliki sejumlah agenda utama, salah satunya memastikan kejelasan terkait realisasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar yang sebelumnya menjadi bagian dari pembahasan bersama pemerintah daerah dan DPRD Garut.

“Agenda hari ini yang pertama kita silaturahmi kepada Bupati dari masyarakat. Yang kedua, terkait isu yang kemarin kita aksi di bulan Agustus. Kita ingin terkoordinasi dengan Bupati, dengan dua kadis PUPR dan dinas terkait, perihal realisasi anggaran Rp2,5 miliar itu kapan direalisasikan,” ujar Ali Rasmian saat ditemui faktagarut.id dihalaman pendopo garut.

Ali menjelaskan, BARA BSP ingin memperoleh kepastian mengenai sumber pendanaan serta waktu realisasi anggaran tersebut.

Menurutnya, dalam aksi sebelumnya di Gedung DPRD Garut, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan unsur DPRD, pimpinan, dan dinas terkait. Dalam pembahasan tersebut, kata Ali, terdapat kesepakatan bahwa anggaran Rp2,5 miliar akan direalisasikan pada 2026.

“Kita ingin memastikan yang Rp2,5 miliar itu dari mana pendanaannya dan kapan direalisasikannya,” katanya.

BACA JUGA : Revitalisasi PKL Rp 280 Juta Disorot, GMPPG Desak Agar Dilakukan Audit https://faktagarut.id/revitalisasi-pkl-rp-280-juta-disorot-gmppg-desak-audit/

Ali menambahkan, BARA BSP ingin memastikan agar proses realisasi anggaran tersebut dapat dikawal sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Selain persoalan anggaran, Ali menegaskan bahwa BARA BSP ingin memastikan keberadaan organisasi tersebut tetap berada pada jalur aspirasi masyarakat.

“Kita ingin memastikan, ikut mengawal dan ikut mengawasi bahwa BSP itu lahir dari rahimnya masyarakat. Ini bukan kehendak pribadi ataupun golongan,” tegasnya.

Menurut Ali, BARA BSP akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan yang akan dilaksanakan melalui PMD Garut, serta di wilayah Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Pameungpeuk, akan menjadi bagian dari perhatian BARA BSP.

“BSP akan terus konsisten pada jalur bahwasanya kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PMD Garut, Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Pameungpeuk, BSP akan terus ikut dan mengawasi,” ungkap Ali.

Ali mengatakan, BARA BSP tidak menempatkan diri sebagai pihak yang berseberangan dengan pemerintah. Sebaliknya, pihaknya berharap dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan.

“Harapan dari BARA BSP kita tetap kompak, solid, dan kita menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Garut dalam segi pengawasan dan antisipasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan tersebut dilakukan dengan membawa kepentingan masyarakat sebagai dasar utama.

“BSP itu murni lahir dari pergerakannya masyarakat yang akan terus mengawal dan mengawasi perihal program pemerintah yang akan dikerjakan kepada Banjarwangi, Singajaya, dan Pameungpeuk,” pungkas Ali Rasmian.

Dengan silaturahmi tersebut, BARA BSP berharap komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dapat terus terbangun, khususnya dalam memastikan kejelasan tindak lanjut atas aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan melalui aksi di Gedung DPRD Garut. (Indra R|Fakta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read