Faktagarut.id || GARUT.- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ade Ginanjar, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Institut Teknologi Garut (ITG) pada Selasa, 22 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam paparannya, Ade Ginanjar menegaskan pentingnya pemahaman Empat Pilar MPR RI bagi seluruh elemen masyarakat. Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diamalkan agar bangsa tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Kegiatan ini bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi mendorong masyarakat memahami secara utuh nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman hidup bernegara,” ujar Ade.
Ia merinci beberapa tujuan utama dari kegiatan ini, di antaranya:
1. Menyebarluaskan Pemahaman Empat Pilar Memberikan pemahaman jelas tentang nilai dasar bangsa yang menjadi identitas nasional.
2. Memperkuat Nasionalisme dan Persatuan Menanamkan semangat kebangsaan yang menghargai perbedaan untuk menjaga persatuan.
3. Menjaga Keutuhan NKRI Membangun kesadaran bersama agar bangsa tetap utuh dan terhindar dari perpecahan.
4. Memperdalam Pemahaman UUD 1945 Menegaskan pentingnya konstitusi sebagai landasan hukum tertinggi dalam bernegara.
5. Mengamalkan Pancasila dalam Kehidupan Menjadikan Pancasila pedoman dalam menghadapi dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
6. Mendorong Partisipasi Demokrasi Mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pemilu dan proses demokrasi demi keadilan bersama.
7. Mewujudkan Masyarakat Toleran Melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika, membangun masyarakat yang saling menghargai perbedaan dan menjunjung keadilan sosial.
Ade Ginanjar menegaskan, pemahaman terhadap Empat Pilar ini adalah kunci dalam memperkuat kehidupan berbangsa yang demokratis, toleran, dan berkeadilan. “Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memegang teguh nilai-nilai kebangsaan di tengah perbedaan,” tandasnya. (***)




































