Minggu, Agustus 23, 2026
Beranda NASIONAL Ledakan Dahsyat di Cibalong: Pangdam, Gubernur, dan Kapolda Turun Tangan

Ledakan Dahsyat di Cibalong: Pangdam, Gubernur, dan Kapolda Turun Tangan

Faktagarut.id || GARUT.– Musibah ledakan munisi bekas milik TNI AD di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025) menelan korban jiwa sebanyak 13 orang. Insiden tragis ini terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, turun langsung meninjau lokasi kejadian pada Selasa (13/5/2025).

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Siliwangi, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Pangdam.

Evakuasi dan Sterilisasi Lokasi

Pasca-ledakan, tim gabungan dari TNI AD, kepolisian, dan instansi terkait segera melakukan evakuasi korban dan sterilisasi area. Hingga saat ini, lokasi masih diamankan dan ditutup untuk umum guna memastikan tidak ada bahan peledak sisa yang membahayakan warga.

“Kami berkoordinasi dengan seluruh aparat terkait agar lokasi benar-benar steril. Saat ini masih ada potensi bahaya, sehingga warga dilarang mendekat ke area tersebut,” tegas Pangdam.

Investigasi Penyebab Ledakan

Penyelidikan mengenai penyebab ledakan masih dilakukan oleh tim investigasi TNI AD. Fokus pemeriksaan juga mencakup prosedur pemusnahan munisi afkir serta penyebab warga sipil bisa berada di sekitar lokasi saat ledakan terjadi.

“Investigasi sedang berjalan. Kami ingin memastikan kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan,” tambahnya.

Santunan bagi Keluarga Korban

Kodam III/Siliwangi juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa atas peristiwa ini. Sementara itu, proses identifikasi korban yang belum dikenali masih berlangsung oleh tim forensik.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan setempat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mendekati lokasi, serta mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan. Diharapkan proses penanganan dan investigasi berjalan lancar hingga situasi benar-benar aman.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read