Faktagarut.id | GARUT – Kejuaraan Renang Antar Pelajar “Piala Kadisdik Garut” menjadi salah satu wadah pembinaan sekaligus sarana untuk mencari bibit-bibit atlet renang masa depan di Kabupaten Garut.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh klub renang Aquatic Musadadiah tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para pelajar dan klub renang. Tercatat sekitar 1.500 peserta mengikuti kejuaraan dengan jumlah nomor perlombaan yang mencapai sekitar 2.000 nomor.
Ketua Panitia Kejuaraan Renang Antar Pelajar “Piala Kadisdik”, Asep Nurjaman, yang akrab disapa Encuy, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet sejak usia dini.
“Mayoritas yang mengikuti kejuaraan ini adalah pemula. Sementara atlet yang sudah berprestasi kita tempatkan di kategori Championship. Di sana ada atlet-atlet yang sebelumnya sudah meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujar Encuy.

Menurutnya, keberadaan klub-klub renang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Kejuaraan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk melihat potensi anak-anak yang nantinya dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi.
“Ini memang berawal dari pembinaan yang dilakukan di klub-klub, khususnya bagi para pemula. Kejuaraan ini menjadi salah satu sarana untuk mencari dan melihat bibit-bibit atlet untuk masa depan,” katanya. Sabtu (3 Oktober 2026).
Revitalisasi PKL Rp 280 Juta Disorot, GMPPG Desak Agar Dilakukan Audit
Baca Lengkapnya Di: https://faktagarut.id/revitalisasi-pkl-rp-280-juta-disorot-gmppg-desak-audit/
Encuy mengungkapkan tingginya antusiasme peserta terhadap kejuaraan tersebut. Bahkan, apabila pendaftaran tidak dibatasi, jumlah nomor perlombaan diperkirakan bisa menembus lebih dari 3.000 nomor.
“Antusiasmenya luar biasa. Kalau tidak kami tutup, mungkin bisa sampai lebih dari 3.000 nomor. Untuk tahun ini yang kami terima sekitar 1.500 peserta,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya bersifat seremonial. Kejuaraan renang ini diupayakan menjadi agenda pembinaan yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial. Kami mengadakannya setiap tahun. Harapannya, dari kegiatan seperti ini akan muncul atlet-atlet muda yang bisa membawa nama baik Kabupaten Garut,” tuturnya.
Encuy juga menilai Kabupaten Garut memiliki potensi yang cukup besar dalam olahraga renang. Hal tersebut terlihat dari sejumlah atlet asal Garut yang mampu meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Potensinya bagus. Kemarin juga ada atlet-atlet Garut yang berhasil meraih prestasi dan medali emas di tingkat provinsi. Artinya, potensi kita memang ada dan harus terus dikembangkan,” katanya.
Untuk mengembangkan potensi tersebut, menurut Encuy, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dinas terkait, klub olahraga, sekolah, hingga masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
“Pemerintah, dinas terkait, klub-klub renang, dan semua pihak yang peduli terhadap pembinaan anak-anak harus benar-benar bekerja sama. Tidak boleh ada satu pihak yang berjalan sendiri. Semuanya harus memberikan perhatian dan dukungan agar bibit-bibit atlet ini bisa berkembang,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan kejuaraan, dukungan dari dunia pendidikan juga dinilai penting. Menurut Encuy, salah satu bentuk dukungan tersebut adalah koordinasi dengan sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan.
“Yang paling penting adalah kerja sama dengan Dinas Pendidikan, terutama dalam menyampaikan surat edaran kepada sekolah-sekolah. Dengan begitu, sekolah mengetahui bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan positif untuk pembinaan dan pencarian bibit atlet,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga pembinaan atlet pelajar di Kabupaten Garut semakin berkembang.
Menutup keterangannya, Encuy berpesan kepada seluruh peserta, baik pemula maupun atlet yang sudah masuk kategori Championship, agar tidak berhenti berlatih dan terus mengejar prestasi.
“Anak-anak, khususnya yang masih pemula maupun yang sudah masuk kategori Championship, harus terus bekerja keras, terus berlatih dan jangan pernah putus asa,” pesannya.
Ia optimistis Kabupaten Garut dapat menjadi salah satu daerah yang memiliki perhatian besar terhadap pembinaan atlet renang.
“Kabupaten Garut memiliki potensi atlet renang yang sangat bagus. Kita harus bangga dan bersama-sama mendukung mereka. Sarana dan prasarana yang ada harus kita manfaatkan sebaik-baiknya agar ke depan semakin banyak atlet renang Garut yang berprestasi,” pungkas Asep Nurjaman alias Encuy.
Penulis : Indra R|Fakta
Editor : Redksi FG














































