Faktagarut.id | GARUT – Puluhan pemuda tani dan petani se-Kabupaten Garut menggelar konsolidasi dan edukasi pertanian organik dalam kegiatan bertajuk “Guna Guna Mandraguna – Road to Green Ecology”, sebagai bentuk nyata mendukung Asta Cita Presiden dan implementasi Perda Nomor 11 Tahun 2024 tentang pertanian berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di aula serbaguna ini dihadiri generasi muda tani, petani senior, serta pelaku usaha pertanian lokal. Para peserta menyuarakan komitmen bersama untuk memperkuat sistem pertanian organik yang sehat, ramah lingkungan, dan berdaya saing, sekaligus mengurangi ketergantungan pada input kimia pertanian.
Menurut Muhamad Rian, Ketua Pemuda Tani Kabupaten Garut, yang juga Owner PT Mandraguna Pusaka Indonesia (PT MPI) menyampaikan inisiasi pertanian organik ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi pedesaan.
“Kita ingin menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan yang produktif, aman, dan berkelanjutan. Pertanian organik bukan hanya trend, tapi kebutuhan masa depan. Dengan dukungan Perda 11 Tahun 2024, kita memiliki landasan kuat untuk perubahan ini,” ujar Rian.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas generasi petani akan menjadi kunci keberhasilan, karena pengalaman petani senior dipadukan dengan semangat inovatif pemuda tani.
Inovasi dan Pemberdayaan Petani
Dalam kegiatan tersebut diperkenalkan berbagai produk pertanian organik seperti pupuk berbasis asam amino, nutrisi tanaman alami, dan solusi hayati untuk meningkatkan kesuburan tanah. Selain itu, para peserta mendapatkan pelatihan teknis serta pendampingan praktik langsung di lapangan.
“Program ini bukan sekadar pembagian produk, tapi penguatan kapasitas petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga kualitas lingkungan,” tambah Rian.
Ekosistem Pertanian Sehat dan Berkelanjutan
Sinergi antara generasi muda dan petani senior menghadirkan semangat baru dalam pembangunan pertanian Garut. Rian berharap, dengan semangat kolaboratif ini, petani lokal mampu bersaing di pasar serta menciptakan nilai tambah bagi produk pertanian nasional.
Dengan adanya dukungan regulasi daerah, komitmen petani, serta peran aktif pemuda tani, langkah mewujudkan pertanian organik yang berkelanjutan diyakini akan semakin kuat dan meluas. (Indra R)
Editor:Tim Redaksi Fakta Garut




































