Sabtu, Juni 6, 2026
Beranda RAGAM BGN Pastikan Makanan Program MBG Aman, SPPG Plered Jadi Percontohan di Purwakarta

BGN Pastikan Makanan Program MBG Aman, SPPG Plered Jadi Percontohan di Purwakarta

FAKTA GARUT – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan makanan bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menginstruksikan para relawan serta tenaga ahli gizi agar mencicipi terlebih dahulu hidangan yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelum dibagikan kepada masyarakat.

“Ini untuk meyakinkan publik bahwa makanan yang diolah di SPPG betul-betul sehat, higienis, dan layak konsumsi. Maka kami minta para ahli gizi dan perwakilan relawan mencobanya lebih dulu,” ujarnya saat melakukan peninjauan di dapur SPPG Sempur, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Minggu (21/9/2025).

Sony juga menyampaikan, setiap sesi uji rasa oleh relawan dan tenaga gizi direkam dalam bentuk video sebagai bukti bahwa menu MBG aman untuk dikonsumsi para penerima manfaat.

Selain menekankan aspek keamanan pangan, Sony mengingatkan seluruh SPPG agar konsisten menjalankan standar operasional prosedur (SOP) supaya kualitas makanan tetap terjaga.

Di sisi lain, Camat Plered Heri Anwar mengungkapkan, sasaran penerima MBG di wilayahnya ditargetkan mencapai 30.000 orang. Saat ini realisasi baru sekitar 22.000 penerima, terdiri dari pelajar, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

Makanan bagi penerima MBG di Kecamatan Plered disiapkan oleh enam dapur SPPG, termasuk SPPG Sempur. Heri menargetkan penambahan dapur MBG menjadi sembilan lokasi pada Oktober 2025 sehingga mampu menjangkau hingga 28.000 orang.

“Penerima manfaat MBG di Plered saat ini terbanyak di Kabupaten Purwakarta. Selain memberi asupan gizi anak-anak, keberadaan SPPG juga membuka lapangan kerja bagi ratusan warga setempat,” ujarnya

Lebih lanjut, Sony menyebutkan program MBG bukan hanya soal penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menjadi sarana penguatan ekonomi lokal. Ia mendorong keterlibatan orang tua penerima manfaat untuk ikut menyuplai bahan pangan seperti sayuran, telur, dan buah-buahan yang bisa dibudidayakan di rumah masing-masing.

“Dengan begitu dana pemerintah yang digelontorkan dapat kembali ke masyarakat, terserap oleh warga Plered,” jelasnya. (***)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read