Sabtu, Mei 23, 2026
Beranda DAERAH Dari Dayeuhhandap untuk Garut: Aksi Nyata Warga dan Kelompok BUDIDAS Cimaragas Pulihkan...

Dari Dayeuhhandap untuk Garut: Aksi Nyata Warga dan Kelompok BUDIDAS Cimaragas Pulihkan Aliran Sungai di Jantung Permukiman

Faktagarut.id | GARUT – Di tengah padatnya permukiman Kampung Dayeuhhandap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, aliran Sungai Cimaragas kembali menjadi pusat perhatian warga. Kelompok Budidaya Ikan Daerah Aliran Sungai (BUDIDAS) Cimaragas bersama masyarakat RW 03, RW 04, dan RW 06 bergerak membersihkan tumpukan sampah serta mengangkat sedimentasi lumpur yang menghambat arus air.

Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi sungai yang melintas di tengah lingkungan padat penduduk. Selain untuk mencegah potensi banjir, langkah tersebut juga bertujuan mengembalikan kualitas air agar tetap layak bagi aktivitas budidaya ikan dan kebutuhan lingkungan sekitar.

Ketua BUDIDAS Cimaragas, Sani Zulkarnain, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih bersama warga dan para penggiat lingkungan. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap sungai bukan hanya soal kebersihan, melainkan juga bentuk tanggung jawab moral terhadap alam dan generasi mendatang.

“Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik dan bermanfaat terhadap lingkungan, Alloh yang akan membalas kebaikan dan keikhlasan, aamiin yra,” ujar Sani di sela kegiatan. Sabtu (31/01/2026)

Menurutnya, sedimentasi dan sampah rumah tangga menjadi tantangan utama yang kerap menyebabkan aliran sungai melambat. Jika dibiarkan, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga meningkatkan risiko genangan saat curah hujan tinggi.

Melalui gerakan rutin ini, BUDIDAS Cimaragas ingin membangun kesadaran kolektif bahwa sungai bukan tempat pembuangan akhir. Edukasi dilakukan secara persuasif kepada warga sekitar agar memilah sampah dari rumah dan tidak membuang limbah ke aliran air.

Keterlibatan warga lintas RW menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat tumbuh dari inisiatif komunitas. Sungai yang bersih tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Gerakan yang diinisiasi BUDIDAS Cimaragas di Dayeuhhandap diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Garut, khususnya kawasan yang dilalui aliran sungai di tengah permukiman. Upaya sederhana namun konsisten dinilai mampu membawa perubahan nyata jika dilakukan bersama-sama.

Dengan kolaborasi antara kelompok budidaya, penggiat lingkungan, dan masyarakat setempat, Sungai Cimaragas perlahan kembali menemukan fungsinya sebagai sumber kehidupan, bukan sekadar saluran air di antara deretan rumah warga. (Indra R)

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read