FAKTA GARUT.ID – Awal Oktober 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, bakal melakukan Louncing sembari mengadakan Gerai Sembako Murah di Gedung Koperasi kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di tengah naik-turunnya harga pasar.
Gerai sembako murah ini merupakan inisiatif Koperasi Kelurahan Merah Putih bekerja sama para pelaku usaha lokal. Tujuannya sederhana namun berdampak besar.
“ Nantinya kita akan menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya dengan harga lebih terjangkau,” ujar ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Kota Kulon Hari Rusmana SH. Kepada media. Selasa (30 September 2025)
Lanjut kata ia, program ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan komitmen koperasi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin koperasi tidak hanya hadir sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah kebersamaan yang mampu menjawab kebutuhan warga. Gerai sembako murah nanti itu salah satu langkah konkret kami,” ungkapnya.
Selain memberikan harga yang lebih ramah di kantong, gerai sembako nantinya juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya belanja di koperasi, memperkuat kemandirian ekonomi warga, serta membuka peluang usaha baru bagi anggota koperasi maupun masyarakat sekitar.
Pihaknya berharap, keberadaan gerai sembako murah sangat membantu warga di masa sekarang, terutama bagi keluarga menengah ke bawah.
“Gerai sembako murah nantinya akan menjadi pilot project bagi upaya pengendalian harga di tingkat lokal. Harapannya, masyarakat bisa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Gerai sembako murah berlokasi di Gedung Koperasi Merah Putih, Jalan Gunung Satria, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota. Launching akan digelar pada awal Oktober dan setelah itu gerai akan buka secara rutin setiap harinya.
Dengan hadirnya gerai sembako murah ini, diharapkan masyarakat tidak hanya merasakan manfaat harga terjangkau, tetapi juga ikut mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi melalui koperasi. Pungkasnya. (Indra R)











































