Kamis, April 16, 2026
Beranda Berita Pengambilan BPKB Dipersoalkan, Warga Samarang Keluhkan Biaya di Mandiri Utama Finance Garut

Pengambilan BPKB Dipersoalkan, Warga Samarang Keluhkan Biaya di Mandiri Utama Finance Garut

Faktagarut.id | GARUT – Proses pengambilan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di perusahaan pembiayaan Mandiri Utama Finance cabang Garut menuai keluhan dari konsumen. Biaya tambahan yang dinilai tinggi saat pengambilan dokumen menjadi sorotan, meski kewajiban angsuran telah diselesaikan.

Keluhan tersebut disampaikan Cecep, warga Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Rabu (8 April 2026). Ia mengaku diminta membayar sejumlah biaya saat hendak mengambil BPKB oleh salah seorang pegawai di kantor cabang perusahaan tersebut.

Menurut Cecep, meski telah melunasi seluruh angsuran kredit kendaraan, ia tetap dikenakan biaya tambahan tanpa penjelasan rinci. Ia berharap pihak perusahaan dapat memberikan keringanan atau setidaknya transparansi terkait biaya yang dibebankan kepada konsumen.

“Saat mau ambil BPKB atas nama Nasep Afif Petmana diminta biaya yang menurut saya cukup besar, dan itu pun tanpa penjelasan secara terperinci,” kata Cecep saat dihubungi, pada Rabu (08/04/2026) sore.

Ia menilai ketidakjelasan rincian biaya tersebut berpotensi merugikan konsumen yang telah memenuhi kewajibannya. Cecep juga menyebut, meski sebelumnya telah ada komunikasi dan kesepakatan terkait pemberkasan, hingga kini BPKB yang dimaksud belum diterima.

Selain itu, ia mengaku kesulitan menghubungi petugas yang sebelumnya berkomunikasi dengannya. Kondisi ini, kata dia, menambah ketidakpastian dalam proses pengambilan dokumen.

Cecep berharap pihak perusahaan segera memberikan kejelasan mengenai dasar penarikan biaya serta tidak mempersulit proses pengambilan BPKB milik debitur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Mandiri Utama Finance cabang Garut belum memberikan keterangan resmi. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dari pihak perusahaan sebagai bentuk pemenuhan hak jawab.

Sementara itu, seorang petugas layanan pelanggan di kantor cabang saat ditemui faktagarut.id pada Kamis, (9 April 2026). Menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan berkoordinasi internal.

“Nanti kami coba komunikasikan dengan pihak yang sebelumnya sudah berhubungan dengan Bapak. Saat ini yang bersangkutan sedang rapat di luar kantor,” ujarnya. (***) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read