Minggu, Mei 24, 2026
Beranda PENDIDIKAN Disdik Susun Rencana Aksi PAUD Holistik Lintas Sektor

Disdik Susun Rencana Aksi PAUD Holistik Lintas Sektor

Faktagarut.id | GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mulai mematangkan langkah menuju penguatan layanan pendidikan anak usia dini melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD, yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut di Aula SMA Al Musaddadiyah, Jalan Mayor Syamsu, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni perwakilan Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Arlina, serta Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Ida Nurfarida. Sekitar 90 peserta dari berbagai unsur organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan pendidikan turut hadir.

Forum tersebut menjadi momentum penting bagi Garut untuk memperkuat kerangka hukum dan operasional penyelenggaraan PAUD HI, yang tidak hanya mencakup pendidikan, tetapi juga layanan kesehatan, gizi, pengasuhan, hingga perlindungan anak secara terpadu.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iyan Sopiyan, menegaskan bahwa penyusunan RAD PAUD HI tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu bidang atau instansi saja.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar dokumen rencana aksi yang disusun benar-benar matang sebelum ditetapkan sebagai dasar hukum oleh Bupati Garut.

Setelah ditetapkan, rencana aksi tersebut akan disosialisasikan secara bertahap hingga ke tingkat kecamatan dengan melibatkan organisasi profesi pendidikan anak usia dini.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Garut Ida Nurfarida menjelaskan bahwa meskipun Rencana Aksi Nasional (RAN) PAUD HI masih dalam tahap finalisasi, pemerintah daerah tetap dapat menyusun langkah strategis dengan mengacu pada rancangan kebijakan nasional yang telah ada.

Ia berharap dokumen rencana aksi yang disusun dapat menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan layanan PAUD yang terpadu dan berkelanjutan.

Di sisi lain, perwakilan BBPMP Jawa Barat, Arlina, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Garut yang dinilai telah memiliki fondasi kuat dalam pengembangan PAUD HI, termasuk melalui Peraturan Bupati sejak 2023 serta pembentukan satuan tugas.

Menurutnya, keberadaan RAD PAUD HI nantinya akan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam implementasi berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan anak usia dini.

Ia menambahkan, sejumlah OPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Diskominfo, serta instansi yang menangani perlindungan anak akan terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap kualitas layanan PAUD semakin meningkat, sekaligus mendorong kenaikan angka partisipasi kasar (APK) PAUD sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Indra R|Fakta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read