Faktagarut.id || GARUT. â Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) SKB Mandiri Sukabakti. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang digelar pada pekan ini dengan menyalurkan paket sembako kepada puluhan lansia serta anak yatim piatu di Desa Sukabakti.
Program berbagi sembako ini menjadi langkah nyata BumDes dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kegiatan tersebut juga selaras dengan komitmen pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan sebagai pondasi kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan penuh dari seluruh aparat Desa Sukabakti, pihak Kecamatan, berbagai lembaga desa, serta Ketua dan jajaran Pengurus BumDes SKB Mandiri Sukabakti. Dukungan dari berbagai unsur ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi dalam mewujudkan desa yang lebih tangguh secara pangan maupun sosial.
Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kontribusi BumDes dalam memperkuat ketahanan pangan warga.
âBumDes SKB Mandiri sudah berjalan hampir tiga tahun. Selain fokus pada pengembangan ekonomi desa, kami ingin memastikan keberadaannya mampu memperkuat ketahanan pangan warga. Program berbagi sembako untuk lansia dan anak yatim ini akan terus kami dorong dan kembangkan,â ujarnya. Senin (1 Desember 2025)
Ia menambahkan bahwa keberhasilan BumDes tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan usaha, tetapi juga dari kontribusi sosialnya dalam memastikan ketersediaan pangan layak bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah desa bersama pengurus BumDes berkomitmen memperluas program-program yang mendukung stabilitas pangan di desa.
Warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok harian, terlebih bagi mereka yang termasuk kelompok rentan.
Ke depan, BumDes SKB Mandiri Sukabakti menargetkan penguatan program-program ketahanan pangan berbasis masyarakat sebagai upaya menciptakan desa yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera. (Indra R|Fakta)





