Senin, Mei 25, 2026
Beranda NASIONAL PBNU Tetapkan Awal Bulan Rajab 1447 H Dimulai Senin, 22 Desember 2025

PBNU Tetapkan Awal Bulan Rajab 1447 H Dimulai Senin, 22 Desember 2025

Faktagarut.id | Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah NU secara resmi menetapkan awal Bulan Rajab 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin Pon, 22 Desember 2025 M, yang dimulai sejak malam Senin.

Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Lembaga Falakiyah PBNU Nomor: 110/PB.08/A.II.11.13/13/12/2025, yang dikeluarkan di Jakarta pada 29 Jumadal Akhirah 1447 H atau bertepatan dengan 20 Desember 2025 M.

Dalam surat pengumuman tersebut dijelaskan bahwa rukyatul hilal telah dilaksanakan pada Sabtu Legi, 29 Jumadal Akhirah 1447 H, di sejumlah titik pemantauan hilal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Namun, berdasarkan laporan resmi yang masuk ke Lembaga Falakiyah PBNU, seluruh lokasi pemantauan tidak berhasil melihat hilal.

“Semua lokasi yang melaksanakan rukyatul hilal melaporkan tidak melihat hilal,” demikian keterangan resmi PBNU.

Ditetapkan Melalui Metode Istikmal

Dengan tidak teramatinya hilal, maka penentuan awal Bulan Rajab 1447 H dilakukan dengan metode istikmal, yakni menyempurnakan bilangan bulan Jumadal Akhirah menjadi 30 hari. Atas dasar tersebut, 1 Rajab 1447 H ditetapkan bertepatan dengan Senin, 22 Desember 2025.

PBNU juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Nahdliyin yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan rukyatul hilal di seluruh Indonesia.

Selain itu, jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se-Indonesia diimbau untuk berperan aktif menyebarluaskan pengumuman ini kepada warga Nahdlatul Ulama, khususnya di wilayah dan cabang masing-masing.

Ajakan Menghidupkan Amalan Bulan Rajab

Seiring masuknya Bulan Rajab 1447 H, PBNU mengajak umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak doa. Salah satu doa yang dianjurkan adalah:

“Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya’bana wa ballighna Ramadhan.”

(Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami hingga bulan Ramadan).

Bulan Rajab merupakan salah satu dari bulan-bulan mulia (Asyhurul Hurum) dalam Islam, yang menjadi momentum penting untuk memperkuat spiritualitas dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan.

Pengumuman tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, Drs. KH. Sirril Wafa, MA, dan Sekretaris, H. Asmu’i Mansur, M.Kom, serta telah diverifikasi melalui sistem persuratan resmi Nahdlatul Ulama. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read