Selasa, Juni 2, 2026
Beranda Berita Pemkab Garut Tetapkan Kasus Keracunan Massal sebagai KLB, Biaya Ditanggung BTT

Pemkab Garut Tetapkan Kasus Keracunan Massal sebagai KLB, Biaya Ditanggung BTT

FAKTA GARUT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi menetapkan kasus keracunan massal yang terjadi di wilayah Kabupaten Garut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan ini disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, usai meninjau kondisi para penyintas di Puskesmas Kadungora, Selasa malam (30/9/2025).

Bupati Syakur menjelaskan, keputusan KLB diambil setelah menggelar rapat darurat bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran pejabat tinggi pratama Pemkab Garut.

“Karena kondisinya sudah perlu penanganan khusus, maka kita nyatakan sebagai KLB,” tegasnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Garut.

Dengan penetapan status tersebut, seluruh biaya perawatan dan penanganan korban dipastikan akan ditanggung penuh pemerintah daerah.

“Semua pembiayaan akan kita cover melalui BTT (Belanja Tidak Terduga),” ujar Bupati.

Selain pembiayaan, langkah cepat juga dilakukan. Syakur memerintahkan seluruh kepala desa untuk melakukan penyisiran (sweeping) di wilayah masing-masing guna menemukan warga yang bergejala agar segera ditangani.

“Jangan sampai ada warga yang enggan berobat karena takut biaya, atau merasa jauh. Semua harus ditangani,” tambahnya.

Hingga Selasa malam, tercatat 131 orang tengah mendapat perawatan di Puskesmas Kadungora dan Puskesmas Leles. Dari jumlah tersebut, tiga pasien dirujuk ke rumah sakit, termasuk satu balita, karena membutuhkan penanganan intensif.

Terkait sumber keracunan, Pemkab Garut masih menunggu hasil penelitian lebih lanjut. Namun sebagai langkah antisipasi, dapur yang diduga menjadi penyebab keracunan telah ditutup sementara.

Syakur menegaskan kondisi penanganan medis kini terkendali dan berharap para penyintas segera pulih.

“Beberapa pasien sudah menunjukkan perbaikan, bahkan ada yang sudah tersenyum. Namun tetap kami lakukan monitoring hingga kondisi benar-benar stabil,” pungkasnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read