Senin, Mei 25, 2026
Beranda BISNIS Ahmad Herdiana, Penjual Bakso Tahu di Garut yang Menjadikan Lagu-lagu Iwan Fals...

Ahmad Herdiana, Penjual Bakso Tahu di Garut yang Menjadikan Lagu-lagu Iwan Fals sebagai Pelipur Lara Hidup

FAKTAGARUT.ID — Di sudut gang sempit Kampung Dayeuhandap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, seorang pria paruh baya tampak keluar dan mendorong gerobak sederhana bertuliskan “Baso Tahu Pelarian si Kumis.” Dialah Ahmad Herdiana (41), penjual bakso tahu keliling yang menyimpan kisah hidup penuh perjuangan dan harapan.

Di balik kesehariannya menjajakan dagangan dari kampung ke kampung, Ahmad ternyata memendam kecintaan mendalam terhadap musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals. Bagi Ahmad, lagu-lagu sang idola bukan sekadar hiburan, melainkan teman setia yang menemani lelah dan sepi dalam hidupnya.

Gerobak bakso tahu miliknya pun menjadi saksi bisu kecintaan itu. Dinding kayu gerobak dipenuhi tulisan-tulisan kutipan lirik dari lagu-lagu populer Iwan Fals, seperti.

“Aku ingin hidup seribu tahun lagi”, “Surat buat Wakil Rakyat”, hingga “Berkacalah wahai kalian para penguasa”.

“Setiap saya dorong gerobak, sambil dengerin lagu Kang Iwan di HP jadul saya. Kalau hati lagi capek atau dagangan sepi, lirik-lirik itu yang bikin saya semangat lagi,” tutur Ahmad dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di sela berjualan, Senin (26/5/2025) sore.

Ahmad mengaku, sejak usia remaja ia sudah mengidolakan Iwan Fals. Baginya, lagu-lagu sang legenda mampu merekam luka dan getirnya kehidupan orang kecil. Ia merasa seakan ada yang mewakili suara hati rakyat jelata yang kerap dilupakan.

Hidup dalam keterbatasan membuat Ahmad harus rela bekerja keras saban hari. Meski hasil berjualan tak seberapa, ia tetap bersyukur. Satu-satunya hiburan yang mampu membuatnya bertahan adalah lantunan lagu-lagu lama Iwan Fals yang terus ia putar dari ponselnya.

“Saya enggak punya TV, apalagi radio. Cuma HP butut ini yang nemenin saya muter lagu Kang Iwan. Rasanya kayak ada teman ngobrol, kayak enggak sendirian,” katanya pelan, seraya menahan haru.

Ahmad juga menuturkan, dulu ia pernah bercita-cita bisa bertemu langsung dengan Iwan Fals. Namun, keterbatasan ekonomi membuat impian itu hanya bisa ia simpan dalam hati. Sekali-dua kali ia sempat datang ke konser Iwan Fals di Garut, meski harus menabung berbulan-bulan.

Kini, di usia yang tak lagi muda, Ahmad hanya berharap bisa terus sehat agar bisa terus mendorong gerobaknya, sembari ditemani lagu-lagu yang mengajarkannya arti kejujuran, kesederhanaan, dan keberanian.

“Saya cuma orang kecil. Enggak tahu kapan bisa ketemu Kang Iwan. Tapi saya yakin, selama lagu-lagu itu masih bisa saya dengerin, saya enggak akan pernah merasa benar-benar sendiri,” ucap Ahmad dengan senyum tipis, menyimpan duka dalam dada. (Indra R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read