Sabtu, Juli 4, 2026
Beranda DAERAH Pantai Garut Tercoreng Pungli, Wisatawan Minta Penertiban

Pantai Garut Tercoreng Pungli, Wisatawan Minta Penertiban

Faktagarut.id | GARUT — Destinasi wisata pantai selatan di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan wisatawan terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) selama libur Lebaran 2026.

Sejumlah titik, khususnya di jalur masuk menuju kawasan pantai, disebut masih rawan terjadi pungutan di luar ketentuan resmi.

Dari penelusuran di media sosial, beredar sedikitnya dua video yang memperlihatkan keluhan pengunjung terkait biaya masuk yang dinilai tidak transparan.

Salah satu wisatawan asal Bandung, Rina (32), mengaku mengalami langsung kejadian tersebut saat berkunjung ke Pantai Sayang Heulang. Ia mengungkapkan diminta membayar lebih dari tarif resmi tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran.

“Saya diminta bayar Rp15 ribu tiket masuk dan Rp5 ribu parkir, tapi total yang ditarik Rp45 ribu. Saya tidak paham dasar perhitungannya, dan tidak ada karcis,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Rina juga menilai biaya yang dikenakan tidak sebanding dengan kondisi fasilitas di lokasi wisata.
Menurutnya, masih banyak area yang kurang terawat, termasuk persoalan kebersihan yang belum optimal.

“Fasilitasnya minim, sampah juga masih terlihat di beberapa titik,” keluhnya.

Menanggapi hal ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut memberikan penjelasan terkait tarif resmi yang berlaku.

Kepala dinas, Beni Yoga, menyebut bahwa ketentuan tarif sudah ditetapkan dan dipasang di pos penjagaan sebagai informasi bagi pengunjung.

“Tarif resmi untuk dewasa di hari biasa sebesar Rp10 ribu, sementara parkir motor Rp5 ribu,” jelasnya.
Ia menegaskan, jika terdapat pungutan di luar ketentuan tersebut, masyarakat diminta untuk segera melapor.

Beni juga mendorong wisatawan untuk mendokumentasikan oknum pelaku sebagai bukti agar bisa ditindaklanjuti.

“Silakan direkam dan dilaporkan, agar kami bisa mengambil tindakan tegas,” ujarnya. (Indra R) 

Artikel ini dikutip dan dikembangkan dari TribunJabar.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read