25.1 C
Garut
Sabtu, Januari 17, 2026

Lapas IIA Garut Catat Capaian Gemilang Sepanjang Tahun 2025

Faktagarut.id | GARUT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menyampaikan refleksi akhir tahun 2025 dengan sejumlah capaian kinerja gemilang di berbagai bidang, mulai dari keamanan dan ketertiban (kamtib), pembinaan narapidana (binadik), pengelolaan anggaran, ketahanan pangan berbasis UMKM, hingga apresiasi pegawai berprestasi.

Kegiatan evaluasi akhir tahun tersebut dihadiri perwakilan Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, pejabat struktural Lapas IIA Garut, para kepala subseksi, serta jajaran petugas.

Kepala Lapas IIA Garut, Rusdedy, memaparkan bahwa kinerja Lapas sepanjang 2025 berfokus pada dua pilar utama, yakni pembinaan dan keamanan. Kedua aspek tersebut diperkuat dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel serta dukungan terhadap program integrasi dan akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Total anggaran tahun 2025 telah terealisasi 100 persen. Selain itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kegiatan kemandirian warga binaan juga tercapai 100 persen,” ujar Rusdedy, Rabu (31/12/2025).

Dalam bidang integrasi, Lapas Garut mencatat pemberian 669 remisi keagamaan, 669 remisi umum, serta 594 remisi dasawarsa. Selain itu, terdapat 249 warga binaan memperoleh pembebasan bersyarat, 40 cuti bersyarat, 125 bebas murni, dan 36 warga binaan telah mengantongi SK pembebasan untuk tahun 2026.

Rusdedy juga menyebutkan bahwa jumlah penghuni Lapas Garut sempat mencapai lebih dari 800 orang. Namun melalui program integrasi, jumlah tersebut berhasil ditekan hingga 610 orang, bahkan saat ini tercatat sebanyak 523 warga binaan.

“Lebih dari 60 persen warga binaan telah bekerja, dan sekitar 39 persen aktif dalam pembinaan kepribadian. Bisa dikatakan tidak ada warga binaan yang menganggur,” jelasnya.

Dalam bidang pembinaan kemandirian, Lapas Garut mengembangkan berbagai unit usaha, seperti produksi roti, kopi, konveksi, hingga tahu. Bahkan, produk UMKM unggulan berupa Coir Shade (serabut kelapa) berhasil menembus pasar Eropa dengan volume ekspor mencapai 8.500 unit.

Lapas Garut juga berhasil meraih status Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) melalui razia rutin dan tes urin bagi warga binaan maupun petugas. Di sisi pelayanan publik, pengawasan diperkuat dengan sistem OSINT dan CCTV 24 jam, serta peningkatan layanan kesehatan dan konsumsi makanan sehat.

Pada akhir kegiatan, Lapas IIA Garut memberikan apresiasi kepada sejumlah pegawai berprestasi, antara lain:

  • Iim Ruhimat (Kasi Kamtib dan KPLP)
  • Bambang (Kasi Binadik)
  • Anggi Mutiara Pertiwi (Kasubag Tata Usaha)
  • Asep (Kasi Kegiatan Kerja)
  • Solehudin (Petugas Keamanan) sebagai Pegawai Terbaik 2025.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles