Faktagarut.id | GARUT — Memasuki hari keempat operasional Posko Mudik Lebaran 2026, DPD SUNDAWANI Kabupaten Garut terus melakukan evaluasi dan penguatan layanan demi memastikan kenyamanan para pemudik yang melintas.
Ketua DPD SUNDAWANI Garut Evan Saepul Rohman, SH., MM, mengungkapkan bahwa pasca-beroperasinya posko selama beberapa hari, fokus utama saat ini adalah pada pemeliharaan fasilitas serta optimalisasi pelayanan.
“Yang pertama tentu kita lakukan pemeliharaan. Harus disadari, posko ini sudah berjalan beberapa hari, dan aktivitas terus berlangsung. Relawan juga bekerja tanpa henti, sehingga perlu pengaturan agar tetap maksimal dalam pelayanan,” ujarnya dalam wawancara. Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, mobil pelayanan keliling (pusling) bahkan telah menjangkau luar wilayah kota untuk membantu pemudik yang membutuhkan. Namun demikian, kondisi di lapangan masih dinamis, sehingga kesiapan fisik petugas menjadi perhatian penting.
“Relawan yang bertugas, apalagi yang baru kembali dari lapangan, harus diberikan waktu istirahat yang cukup. Ini penting untuk menjaga konsentrasi dan keselamatan, terutama karena mobilitas mereka cukup tinggi,” tambahnya.
Terkait operasional, Ketua DPD SUNDAWANI memastikan bahwa aktivitas posko sudah berjalan sejak sebelum puncak arus mudik, dan akan terus aktif hingga periode arus balik selesai. Posko ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan sosial secara langsung kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan dan layanan disiapkan untuk mendukung kebutuhan pemudik.
Mulai dari layanan teknis ringan bagi kendaraan, pemeriksaan kondisi pengemudi, hingga penyediaan makanan dan minuman seperti kopi untuk mengembalikan stamina.
“Di posko ini, kami siapkan layanan teknis, pemeriksaan ringan, dan juga konsumsi sederhana seperti makanan dan kopi. Tujuannya agar pemudik bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Posko Mudik SUNDAWANI terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Bahkan, seluruh anggota dan relawan dari berbagai wilayah di Garut turut dilibatkan dalam mendukung operasional posko.
Dalam pelaksanaannya, pihaknya juga melakukan pengaturan jadwal layanan agar tetap efektif. Setiap hari, posko ditargetkan dapat melayani puluhan hingga ratusan pemudik yang singgah.
“Target kami setiap hari bisa melayani banyak pemudik. Yang terpenting adalah bagaimana mereka merasa terbantu, aman, dan nyaman selama perjalanan,” katanya.
Di akhir wawancara, Ketua DPD SUNDAWANI Garut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal pelayanan, tetapi juga bagian dari gerakan sosial untuk memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Harapannya, keberadaan posko ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pemudik,” pungkasnya. (Indra R)




































