http://Faktagarut.id | GARUT. — Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj.Imas Aan Ubudiah, meninjau sekaligus meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukamentri 02 Yayasan Cahaya Wirabangsa, Minggu (14/12/2025). Fasilitas tersebut merupakan unit operasional penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
SPPG tersebut berlokasi di Kampung Bojonglarang, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, dan diproyeksikan untuk melayani kebutuhan gizi anak sekolah serta kelompok rentan di wilayah sekitar.
Dalam keterangannya, Imas Aan Ubudiah yang akrab disapa Teh Imas menyampaikan bahwa peresmian SPPG ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat, khususnya sekolah-sekolah yang belum sepenuhnya terlayani dalam program MBG.
“Kita meresmikan SPPG di Kelurahan Sukamentri. Program MBG di wilayah ini memang paling ditunggu-tunggu karena belum semua sekolah menerima distribusi makanan. Dengan adanya SPPG ini, harapannya sekolah-sekolah yang belum terlayani bisa segera terserap,” ujar Imas.
Imas menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat dalam pengelolaan SPPG guna menghindari persoalan yang sempat terjadi di beberapa daerah, seperti kasus keracunan makanan.
“Saya hadir untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi di sini. SPPG Sukamentri 02 terlihat sudah memenuhi standar, mulai dari tata ruang dapur hingga pengelolaan pangan siap saji bagi penjamah makanan,” tegasnya.
Menurutnya, SPPG di Kelurahan Sukamentri 02 layak menjadi percontohan bagi SPPG lain di Kabupaten Garut. Dengan alur kerja yang benar dan sesuai SOP, program MBG diyakini dapat berjalan aman dan optimal.
“Ini bisa menjadi contoh bahwa jika SOP dijalankan dengan benar, maka tidak akan ada istilah keracunan. Setelah saya keliling, fasilitas ini sudah sesuai dengan standar yang diterapkan SPPG di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Imas berharap, dengan diresmikannya SPPG di Kampung Bojonglarang, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal. (Indra R)






































